STRATEGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBANTU REMAJA GENERASI Z MENGATASI SELF-HARM
DOI:
https://doi.org/10.55087/gmtqkv69Keywords:
Strategi PAK, Remaja Generasi Z, Self-HarmAbstract
Pendidikan agama Kristen memiliki peran yang sangat penting dalam membantu remaja Generasi Z mengatasi masalah self-harm. Melalui pengajaran nilai-nilai Alkitabiah, komunitas yang mendukung, dan pendekatan yang holistik, remaja dapat menemukan harapan, kekuatan, dan cara yang sehat untuk menghadapi tantangan hidup. Pendidikan Agama Kristen memiliki peran signifikan dalam membantu remaja Generasi Z mengatasi fenomena self-harm yang muncul akibat tekanan emosional, sosial, dan psikologis. Dengan mengajarkan nilai-nilai kasih, penerimaan diri, dan spiritualitas, pendidikan agama Kristen dapat memberi remaja landasan untuk menemukan makna hidup dan cara yang sehat dalam menghadapi tantangan. Dukungan yang integratif dari sekolah, keluarga, dan gereja dapat mendorong perkembangan pribadi remaja secara positif, membangun rasa percaya diri, dan menguatkan identitas diri dalam Kristus. Dengan strategi-strategi yang diterapkan, remaja diharapkan mampu menolak perilaku self-harm dan memupuk gaya hidup yang lebih sehat dan bermakna. Pendidikan Agama Kristen, dengan pendekatan yang holistik dan relevan, mampu memberikan harapan, pertolongan, dan perspektif baru dalam kehidupan mereka di tengah era digital yang penuh tantangan.
References
Awang, Jellyan Alviani, Iky S. P. Prayitno, and Jacob Daan Engel. “Strategi Pendidikan Agama Kristen Bagi Remaja Dalam Membentuk Konsep Diri Guna Menghadapi Krisis Identitas Akibat Penggunaan Media Sosial.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 4, no. 1 (2021): 98–114. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i1.64.
Dimas Bayu. “Ada 68, 66 Juta Generasi z Di Indonesia.” badan pusat statistik (BPS), 2022.
F.Sumendap, Ryanto, and Theresia Tumuju. “PASTORAL KONSELING BAGI KESEHATAN MENTAL ‘STUDI KASUS PASTORAL KONSELING PREVENTIF PADA FENOMENA BUNUH DIRI’ Ryanto F. Sumendap.” Jurnal Pastoral Konseling 4, no. 1 (2023): 96–112.
Kalangi, Privilia dkk. “Self Harming Pada Remaja.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2024): 40–49. https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/didaskalia.
Rifqi, Ahsanur, Fitriani Fitriani, Muflihah Muflihah, and Ferina Yulianti. “Literasi Digital Dan Perilaku Keberagamaan Siswa Sekolah Dasar (Fenomena Perilaku Self-Harm Di Media Sosial).” Jurnal Basicedu 8, no. 1 (2024): 54–60. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.6821.
Self, Suicidal, Injury Nssi, and Pada Generasi. “Syarofina Izna Maulidah 1, Miftakhul Jannah 2 1” 19, no. 2 (2024): 158–68.
Sudrajat, Adi. “KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA PADA KESEHATAN MENTAL REMAJA DI LINGKUNGAN SEKOLAH.” Jurnal Tinta 5, no. 1 (2023): 83–93.